Horner: F1 bersiap untuk penurunan pembayaran hingga 2021 | F1
Kepala tim Red Bull Christian Horner khawatir tim Formula 1 akan merasakan dampak perubahan yang dilakukan Liberty Media pada olahraga tersebut hingga kemungkinan tahun 2021 karena pemilik baru berinvestasi di bidang lain dengan tujuan meningkatkan gambaran keseluruhan.
Tim F1 mengalami penurunan kecil dalam hadiah uang dari musim 2017 ketika Liberty menyuntikkan uang ke dalam perubahan-perubahan penting, termasuk mengganti nama olahraga, ide-ide baru untuk keterlibatan penggemar, dan merelokasi kantor pusatnya. Liberty juga telah berinvestasi pada staf dan staf baru untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pemecatan bos sebelumnya Bernie Ecclestone, dengan Horner menunjukkan bahwa kekalahan di Grand Prix Malaysia tahun ini juga telah mengurangi pendapatan secara keseluruhan.
Meski Horner yakin dengan rencana Liberty untuk F1, bos Red Bull telah memperingatkan kemungkinan penundaan penggalangan hadiah uang dan pendapatan untuk beberapa tahun ke depan dan khawatir hal itu bisa berlangsung hingga 2021.
“Saya pikir dengan struktur yang ada, mudah-mudahan keuntungan dan keuntungan akan datang – tapi itu akan menjadi lebih jauh lagi,” kata Horner. “Kita mungkin melihat tahun 2019, 2020 dan khususnya tahun 2021 sebelum kita melihat hasil dari investasi mereka.
“Ketika mereka berinvestasi pada infrastruktur, biayanya tentu saja meningkat. Model yang mereka miliki, dibandingkan dengan manajemen sebelumnya, jelas sangat berbeda – tetapi mungkin, di dunia tempat kita tinggal, model ini cocok untuk tempat yang diinginkan oleh pemegang hak komersial untuk membawa olahraga ini. Jadi tidak dapat dipungkiri bahwa mereka harus berinvestasi.
“Pada saat yang sama, pendapatan sedikit terpengaruh oleh tidak adanya perpanjangan kontrak di Malaysia, tapi saya pikir pemegang hak telah memberikan tawaran yang sangat murah hati kepada tim-tim yang ingin menggunakannya untuk memberikan uang muka secara efektif guna memastikan bahwa uang tersebut tersedia tahun depan untuk Piala Dunia. tim sama seperti tahun ini dan perkiraan terbaru, tanpa bunga. Mereka pada dasarnya menawarkan untuk mendanai jembatan itu bagi tim-tim yang ingin mengambilnya.
“Mereka telah pindah tempat, mereka telah pindah kantor, mereka menjalankan kapal yang berbeda dari cara Bernie menjalankannya. Bernie adalah seorang salesman, dia adalah seorang one-man show, yang akan selalu menjadi tidak berkelanjutan karena tidak ada individu yang bisa menggantikannya sendirian.”
Meski kalah di Grand Prix Malaysia pada tahun 2018, F1 menyambut kembalinya balapan Prancis dan Jerman ke kalender dengan perluasan 21 putaran. Perubahan peraturan FIA baru-baru ini juga membuka kemungkinan diadakannya lebih banyak acara promosi seperti F1 LIVE di London sebagai bagian dari persiapan musim ini menuju Grand Prix Inggris.